Cara Mencegah Gigi Berlubang pada Anak

Makanan manis sangat disukai anak, padahal makanan tersebut memicu lubang gigi. Permukaan gigi dapat diperbaiki dirinya dengan menggunakan saliva dan fluoride dari pasta gigi. Anda bisa cek perawatan kesehatan anak lainnya di Orami Magazine. Semakin lama gigi akan melemah dan hancur sehingga membentuk lubang. Berikut cara mencegah gigi berlubang pada anak.

1. Rajin Sikat Gigi

Anda harus bisa mengajari anak untuk menyikat gigi secara teratur menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride untuk mencegah gigi berlubang. Kandungan fluoride bisa mencegah lubang pada gigi dengan mencegah hilangnya mineral pada permukaan gigi.

Kandungan ini bisa mengganti mineral yang sudah hilang pada gigi anak dan mengurangi kemampuan bakteri untuk menghasilkan asam. Menyikat gigi paling baik dilakukan dua kali dalam sehari, yaitu setelah sarapan dan sebelum tidur. Ketika tidur, saliva hanya sedikit sehingga sikat gigi sebelum tidur dapat membantu gigi memperbaiki dengan asam.

Pasta gigi untuk anak berusia di bawah dua tahun tidak perlu ditambah cukup dengan air sudah cukup. Sedangkan untuk anak berusia 2-6 tahun, sebaiknya Anda yang memberi pasta gigi agar tidak kebanyakan. Berikan sebiji kacang saja, kelebihan pasta gigi bisa merusak gigi anak.

Anda bisa mengajari anak untuk membuang pasta gigi setelah menyikat gigi dan jangan menelan pasta gigi tersebut.  Kandungan fluoride yang tertelan dapat mengakibatkan penyakit fluorosis. Jika anak Anda di bawah 6 tahun biasanya cenderung untuk menelan pasta gigi saat menyikat gigi. Jika anak belum bisa menyikat sendiri, sebaiknya Anda membantunya.

2. Memperhatikan Makanan yang Dimakan Anak

Jenis makanan sangat berpengaruh pada kesehatan gigi anak. Makanan dan minuman yang banyak gula bisa membuat bakteri menghasilkan asam dari gula tersebut. Asam inilah yang mengikis mineral. Meski saliva bisa melawan asam, namun jika terlalu banyak saliva tidak bisa mengatasinya. Info semacam ini juga banyak di Orami Magazine.

Oleh karena itu, Anda perlu memperhatikan makanan dan minuman yang dimakan anak dan seberapa sering anak makan dan minum yang manis-manis. Pastikan juga anak tidak makan lagi setelah menyikat gigi. Anda bisa menyarankan anak untuk segera tidur setelah menyikat gigi.

Beberapa makanan dan minuman manis yang sebaiknya dibatasi untuk dikonsumsi oleh anak yaitu cokelat, cake, pie buah, pudding, sereal, selai, es krim, sirup, maupun madu. Beberapa minuman juga bisa membuat gigi berlubang antara lain minuman bersoda dan teh kemasan.

3. Periksa ke Dokter Gigi

Hal terakhir yaitu Anda bisa pergi ke dokter gigi untuk memeriksakan kondisi gigi anak. Hal ini bisa berguna untuk menjaga kesehatan gigi anak, sehingga jika terdapat kerusakan bisa diketahui sejak dini. Sebelumnya, Anda harus membuat anak agar tidak takut dengan dokter gigi.

Kondisi gigi berlubang pada anak bisa dicegah sejak dini dengan beberapa cara di atas. Anda bisa mengetahui banyak info tentang parenting, kesehatan, dan lain sebagainya di Orami Magazine. Ikuti website-nya dan dapatkan manfaatnya dengan membaca artikel-artikel bermanfaat.